Halo, saya e_parkir
Lihat profil


Januari 2008

SMTWTFS
1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31

Tag

Komentar terakhir

Latest posts

Syndicate content

Tambahkan ke My Dada

Tambahkan ke My Dada

Share your contents

De.licio.us

Ferial Sofyan : Rekam Jejak

by e_parkir (31/01/2008 - 18:37)


 

R/07/01/08 : Bekas Panglima TNI Ditarik Ke Demokrat.
Sejumlah pensiunan jenderal bintang empat bakal bergabung dengan Partai Demokrat. Salah satunya, bekas Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto.
Beberapa Jenderal dibawah Panji Bintang Mercy adalah : Komjen (Purn) Nurfaizi, Letjen (Purn) EE Mangindaan, Mayjen (Purn) M Noor Aman, Mayjen (Purn) Ferial Sofyan, Mayjen (Purn) Subarda M.

From : This URL

Fauzi Bowo Center

Bang Fauzi Resmi Terdaftar Di Partai Demokrat

Senin, 01/01/2007, 10:50 WIB
Sebagai implementasi pelaksanaan demokrasi, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Demokrat akan menggelar Rapat Kerja (Rakerda) pada 3-4 Januari 2007. Pada Rakerda tersebut DPW Partai Demokrat akan menjaring calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diusung pada Pilkada DKI 2007 .

Ketua Panitia Rakerda Partai Demokrat Sahat Saragih mengungkapkan, bakal calon (balon) gubernur yang telah mendaftarkan diri ke partainya yaitu Fauzi Bowo, Agum Gumelar, Sarwono Kusumaatmaja, Abdul Razak, dan Mahfudz Djaelani.

"Untuk balon wakil gubernur yang telah mendaftarkan diri, yaitu Rano Karno, Asril Tanjung, Ferial Sofyan, Jasri Marin, dan Husein Aziz," jelas Sahat saat konferensi pers di Kantor DPW Partai Demokrat,

"Kita akan menjaring mereka, kemudian kita akan merekomendasikannya ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Adapun yang memutuskan nama cagub dan cawagub adalah tim sembilan," jelasnya.

Sahat menambahkan, pada Rakerda itu, pihaknya akan membahas program strategis yang mesti ditawarkan cagub dari Partai Demokrat kepada warga ibu kota. "kita juga akan membahas program kerja DPW Partai Demokrat tahun depan," tuturnya.

Sementara itu kata Sahat sebanyak 55 ribu kader partainya telah menyiapkan strategi untuk memenangkan pemilihan gubernur dan wakil gubernur langsung tersebut.

Salah satu caranya, lanjut Sahat, yakni partainya telah melakukan koalisi dengan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Partai Amanat Nasional, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Bintang Reformasi, dan Partai Damai Sejahtera. Koalisi tersebut dinamakan Koalisi Moral Jakarta.

"Koalisi ini dinilai punya nilai strategis untuk memenangkan cagub dan cawagub," tegasnya.: // Beritajakarta.com



Pooling Media Indonesia :

1,5 Juta Pemilih di Jakarta Golput
Penulis: Heni Rahayu

JAKARTA--MIOL: Sebanyak 1,5 juta pemilih di Jakarta dipastikan tidak akan menggunakan hak pilihnya alias golput.

Hal itu berdasarkan hasil survei Pusat Kajian Kebijaksanaan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) tentang perilaku pemilih dalam rangka Pilkada DKI Jakarta untuk mencari pasangan cagub dan cawagub yang populer di mata masyarakat per bulan Maret-April 2007.

Survei dilakukan di lima wilayah kotamadya dan Kepulauan Seribu dari tanggal 30 Maret 2007 sampai 6 April 2007 terhadap 2.640 responden dari 5,8 juta jiwa pemilih penduduk potensial Pilkada.

"Berdasarkan survei, 26 persen responden menyatakan untuk tidak memilih pasangan calon dari kalangan manapun," kata Direktur Eksekutif Puskaptis Husin Yazid kepada wartawan di Balai Kota, Kamis (12/4).

Ia mengatakan, padahal sebelumnya, di bulan Maret 2007, angka golput di Jakarta hanya 10 persen. Peningkatan angka golput dari 10 persen ke 26 persen terjadi karena masyarakat tidak diberikan pilihan yang cukup banyak.

Pada bulan April 2007, hanya ada dua nama kuat pasangan calon, yakni Fauzi Bowo dan Adang Daradjatun. Sedangkan pada Maret, masih ada empat nama cagub, Fauzi Bowo, Adang Daradjatun, Sarwono Kusumaatmadja, dan Agum Gumelar.

"Dengan adanya dua nama ini, pemilih yang tadinya mau memilih Sarwono dan Agum akhirnya memilih golput. Makanya, angka golput naik dari 10 persen ke 26 persen," katanya.

Selain angka golput yang meningkat menjadi 26 persen, berdasarkan hasil survei, 65 persen responden menyukai pasangan calon yang berlatar belakang militer dan sipil/birokrasi (65 persen). Hanya 9 persen responden yang menyukai pasangan calon dari sipil dan sipil.

Dari hasil survei juga terungkap, Fauzi Bowo merupakan gubernur favorit pilihan masyarakat. Ada 36 persen responden yang memilih Fauzi Bowo. Sisanya, Agum Gumelar (34%), Adang Daradjatun (18%), dan Sarwono Kusumaatmadja (12%).

Pasangan cawagub yang diinginkan masyarakat untuk mendampingi Fauzi Bowo yaitu Slamet Kirbiyantoro yang memperoleh 36 persen dari total suara responden. Sisanya, Ferial Sofyan (28%), Djasri Marin (26%), Asril Tanjung (8%), dan Abdul Wahab Makodongan (6%). (Ray/OL-06)

















Rate this post


Komentar




(Masukkan url blog dan website pribadi anda )

Masukkan teks yang anda lihat ke dalam box

(Hal ini dilakukan untuk mencegah spam)